Hijau Madrasahnya, Mulia Akhlaknya: MI Al Huda, Madrasah Adiwiyata Berwawasan Lingkungan dan Aswaja

gpuser

Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan arus digitalisasi, penanaman karakter berbasis agama yang kuat dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi modal krusial bagi generasi muda. Semangat inilah yang terus dirawat oleh Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Huda Karangnongko, sebuah lembaga pendidikan formal setingkat dasar yang terletak di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berlokasi di Jl. Nangka 3 Karangnongko, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, MI Al Huda Karangnongko bukan sekadar tempat transfer ilmu pengetahun (transfer of knowledge), melainkan rahim tempat menyemai akhlak, kemandirian, dan kecintaan pada alam semesta.

Sejak didirikan pada 1 Januari 1970 oleh para tokoh masyarakat setempat, madrasah ini konsisten mengawinkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dengan kesadaran ekologis. Komitmen ini selaras dengan posisinya sebagai Madrasah Adiwiyata yang menekankan pentingnya pelestarian lingkungan hidup kepada para peserta didik sejak dini.

Visi Besar yang Membumi

MI Al Huda Karangnongko bergerak maju dengan visi yang holistik: “Mewujudkan peserta didik yang unggul, beriman dan bertaqwa, cerdas, terampil, mandiri, berakhlak mulia, berbudaya dan berwawasan lingkungan serta mewujudkan madrasah ramah anak, moderasi beragama dan digitalisasi madrasah.”

Visi besar ini bukan sekadar pemanis di atas kertas. Indikator keberhasilannya tercermin nyata dalam kehidupan sehari-hari madrasah, mulai dari prestasi akademik dan non-akademik yang terus meningkat, lulusan yang taat beribadah dan berbudi pekerti luhur, hingga kemampuan madrasah beradaptasi dengan era digital tanpa kehilangan jati diri sebagai pelestari budaya Jawa.

Perpaduan Kurikulum dan Penguatan Karakter

Untuk mencetak generasi yang paripurna, madrasah ini menerapkan kombinasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), K-13, dan Kurikulum Merdeka. Selain mata pelajaran umum seperti IPA, IPS, PKn, Matematika, dan Bahasa Indonesia, penguatan fondasi spiritual menjadi menu utama melalui pelajaran agama yang meliputi:

  • Fikih
  • Akidah Akhlak
  • Al-Qur’an Hadist
  • Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
  • Bahasa Arab

Sebagai madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU, muatan lokal ke-NU-an diajarkan secara intensif bersanding dengan Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan TIK. Di luar jam kelas, bakat dan minat siswa diwadahi melalui kegiatan ekstrakurikuler yang beragam seperti Pramuka, seni Hadroh yang menggetarkan jiwa, hingga seni bela diri Pencak Silat Pagar Nusa.

Program Unggulan: Mengetuk Pintu Langit dengan Metode Ummi

Salah satu mahkota program di MI Al Huda Karangnongko adalah program Tahfidz Al-Qur’an menggunakan Metode Ummi, berdampingan dengan program penguasaan Bahasa Inggris.

“Metode Ummi dipilih karena sistemnya yang berbasis mutu, tahapannya sistematis, materinya berkesinambungan, serta memiliki kontrol kualitas yang ketat. Pendekatannya yang lembut layaknya kasih sayang seorang ibu membuat anak-anak nyaman dalam menghafal dan mencintai Al-Qur’an.”

Setiap pagi, sebelum pena digoreskan di atas buku, suasana syahdu sudah menyelimuti madrasah. Tepat pukul 06.45 WIB, seluruh siswa memulai aktivitas dengan melaksanakan shalat dhuha berjamaah di kelas masing-masing. Kegiatan kemudian disambung dengan setoran dan bimbingan tahfidz hingga pukul 08.45 WIB sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) reguler dimulai.

Fasilitas yang Ramah Anak dan Lingkungan

Didukung oleh para pendidik yang kompeten dan berdedikasi, MI Al Huda Karangnongko menyediakan fasilitas sarana prasarana yang representatif untuk mendukung kenyamanan belajar siswa. Mulai dari ruang kelas yang memadai, perpustakaan, ruang UKS, mushola, tempat wudhu yang bersih, rak sepatu yang tertata rapi, kantin sehat, hingga lapangan olahraga.

Sebagai madrasah yang peduli pada kesehatan dan lingkungan hidup, fasilitas sanitasi seperti wastafel disediakan di berbagai sudut. Uniknya, untuk mendukung hidrasi sehat bagi para siswa, madrasah memfasilitasi penyediaan air minum berupa galon air putih di setiap kelas. Hal ini sekaligus mengurangi produksi sampah plastik sekali pakai—sebuah langkah kecil bernilai besar khas Madrasah Adiwiyata.

Melalui keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kemandirian, keluhuran akhlak, dan kepedulian lingkungan, MI Al Huda Karangnongko terus berikhtiar melahirkan generasi khaira ummah yang siap menjaga agama sekaligus merawat bumi.

No comments

Leave a Comment